Puisi-Puisi

Pembaca budiman, berikut beberapa puisi sederhana saya. semoga berkenan.

Di Katedral Tanjungkarang

di tingkap cericit merdu

terbang dari mazmur catatanMu

meniupkan angin

kicaukan ihwal kelahiran

serta kenangan

juga beberapa kisah

dilipat segala peristiwa

atas namaMu dan anak manusia

kudengar kami masih manusia hilang

lenguh domba dasar jurang

                                                                       Tanjungkarang, Juni 2011

Kenangan

sebagaimana kenangan

menjelma kunang-kunang

merdu suaramu terngiang

di tiap sungsang kenangan

sebagaimana batas rindu

menggamit terjal kedalaman

belantara kau dan aku

di rapuh jembatan zaman

sebagaimana kunang-kunang

membawa kenang-kenangan

seperti di atas benang

                     jalan kepadamu

                                     Telukbetung, Januari 2012

Malam di Jalan Thamrin

kabut malam ialah debu beterbangan

kunang-kunang terlahir dari rahim lampu kota

melata dari Permakaman Karet

sebagaimana kata-kata ialah selangkah jurang bagi bahasa

bilamana frasa dan klausa tak lagi bersaudara

kau dan aku tahu sebuah alasan

:kalimat hanyalah bagi kita masing-masing agar selamat

                                                                                         Jakarta, April 2012

Pukul 16.59

:Teater Satu dan kOber

sebentar lagi senja

dan itu sangat berpotensi

merusak kewarasan mencintaimu

dari cara paling benar

                        Merak-Bakauheuni, 2012

sumber: Lampung Post, 27 Januari 2013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s