Puisi

F. Moses

Pertemuan

Lusa lalu kita janjian
Bertemu di pemberhentian bus kota
Asal kau tahu
Isi kepala sudah berjejalan
Mau banyak cerita untukmu
Akhirnya pun kau tahu
Kemudian kita makan soto sambil minum es tawar
Sambil ku ratap keringat di lehermu
Selebihnya kita bermalam di bawah rembulan
Asal kau tahu
Jika esok kita kembali berpisah
Ceritakan pada Tuhan lewat doa
ketika kau beranjak tidur

Tentang kapan rencana Tuhan mulai ciptakan malam penuh rembulan untuk selamanya!

Jakarta, Febuari 2007

Cerita Penganggur

Akulah penganggur
Yang setia nongkrong di lorong-lorong gang

Jika kau berangkat kerja
:aku melihatmu
Jika kau pulang kerja
:aku menatapmu
Jika kau larut malam karena lembur
:aku meratapmu

Terlebih jika kau pulang pagi
Aku setia melihatmu kembali
:matamu merah, juga nafasmu menyisakan anyir alkohol

Dengan bangga kau teriak melebihi kokok ayam itu pagi
“puasku lumat habis kupu-kupu malam”

Lampung, Febuari 2007

Cinta

Ketika seluruh perasaan
Ketika seluruh janji
Ketika seluruh dan seluruhnya

Bahkan ketika seluruh pakaian dalam ditanggalkan balik pintu
Adalah cinta
Adalah cinta
Yang jauh hari t’lah tercebur selokan comberan

Sumber: Lampung Post, 2007

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s